Bila menonton youtube dari youtuber I donesia kebanyakan konten mereka sederhana berkaitan kegiatan hidup seharian..Kalau dilihat ramainya youtuber di sana dari pelbagai peringkat umur dan latar belakang ..Daei yang educated ...remaja hingga juga suri rumah separuh umur..Daei satu sudut saya respect dengan kesungguhan dalam kesederhanaan mereka..
Paling saya suka menonton konten berlatarkan kehidupan di desa desa terpencil yang menyajikan aktiviti pertanian berlatar belakang gunung ganang,sawah bendang dan kebun ladang yang hijau segar membuatkan diri ini seakan ingin turut serta beraktivitas bersama mereka..memetik kembang katis di pohon pepaya...menanam jahe,sereh,wortel,bengkuang,waloh,kol,cabe rawet,tomat,kecipir,kecombrang serta aneka flora alam yang lain.Kesemuanya adalah tumbuha. dan sayuran yang sama di kampung dulu..hanya sahaja nama sebutan ya g berbeda.
Latar kehidupan kebanyakan mereka di desa tradisional sekaan gambaran kehidupan di kampung saya ketika zaman kanak-kanak di era awal 80-an dulu..Mandi air telaga yang sejuk...masak menggunakan dapur kayu..jerang air dalam cerek bermuncung panjang..masak menu makan siang dan malam dari hasil petik sekeliling rumah ..
Melihat mereka manikmati nasi putih dan leuk pauk kampung yang pastinya tidak ketinggalan sambal terasi dan lalapan ...sangat mirip dengan apa yang pernah dinikmati zaman kanak-kanak dulu...Hanya sedikit beza dari segi penggunaan lesung batu kerana mereka menggunakan cobek yang lebih leper dan lebat untuk menumbuk sambal terasi ya g kita sebut sambal belacan .
Tiap kali menonton mereka menikmati makan siang bersama keluarga sama ada di runah atau di pondok kebun dan di permatang sawah...saya menelan air liur kerana kecur melihat mereka makan penuh nikmat dan berselera sekali..
Letak ikan asin seadanya bersama sambel serta lalapan terung dan pete...Membayangkan makan di tepi sawah berlatar gunung merapi yang mati dan hembusan angin
Masyaa Allah ......











